WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 di GOR Tadjimalela, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila.
Baca Juga:
21 Unit TK hingga SMA Meriahkan Sumedang Marching Band Championship 2024
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah gerakan bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, belajar, bermain, serta memperoleh perlindungan secara optimal.
"Anak-anak adalah investasi terbesar bangsa. Masa depan Indonesia Emas ditentukan oleh bagaimana kita menjaga, mendidik, dan melindungi mereka sejak hari ini," ujar Fajar.
Menurutnya, perkembangan zaman yang berlangsung sangat cepat, terutama dengan derasnya arus digitalisasi dan teknologi, menghadirkan tantangan baru terhadap tumbuh kembang anak.
Baca Juga:
Ratusan Pecatur Priangan Timur Ramaikan Open Turnamen Catur Kawani Chess 2025 di Sumedang
Karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak dalam memberikan pengawasan dan pendampingan kepada anak.
Fajar menjelaskan, peran orang tua dan guru menjadi sangat penting agar anak tidak terpapar berbagai konten negatif yang dapat memengaruhi karakter maupun perilaku mereka.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua dan guru sangat menentukan dalam membentuk karakter anak. Mari awasi tumbuh kembang anak-anak kita, berikan mereka pendidikan yang baik, literasi yang memadai, serta tanamkan nilai-nilai moral, mental yang kuat, dan akhlak yang baik," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang telah membuat kebijakan pembatasan akses terhadap situs-situs yang tidak sesuai bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai salah satu langkah perlindungan terhadap generasi muda.
"Kami terus melakukan berbagai langkah edukatif dalam melindungi anak, termasuk memperkuat literasi digital dan pengawasan terhadap akses konten yang tidak layak bagi anak-anak," tutur Fajar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan Indonesia.
"Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi, minat, kreativitas, dan karakter anak sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Eka menjelaskan, pelaksanaan HAN tahun ini bertujuan memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas dalam lingkungan sekolah yang aman, nyaman, disiplin, serta menumbuhkan sikap kerja sama dan tanggung jawab.
"Kegiatan ini juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara satuan PAUD di Kabupaten Sumedang," imbuhnya.
Dalam rangkaian peringatan HAN 2026, berbagai perlombaan digelar untuk mengembangkan potensi anak, di antaranya lomba bercerita, tari kaulinan, tari kreasi, menyanyi solo, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga karnaval.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan satuan PAUD dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Perlombaan telah berlangsung pada 28 hingga 29 Juli 2026 dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas serta bakat mereka.
"Pelaksanaan perlombaan telah berlangsung pada 28 hingga 29 Juli 2026 dan diikuti oleh satuan PAUD dari seluruh 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Puncak Hari Anak Nasional ini menjadi ajang apresiasi bagi anak-anak sekaligus mempererat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak," pungkas Eka.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]