WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang menghadiri peresmian SPPG Pasanggrahan Baru yang berlokasi di Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan program pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.
Baca Juga:
Apel Hari OTDA ke-30, Sekda Sumedang Soroti Penguatan Otonomi Daerah
SPPG Pasanggrahan Baru ini diinisiasi oleh Yayasan Bina Andi Mulia Kusumah Sumedang sebagai bentuk kontribusi sosial dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan balita di wilayah sekitar.
Ketua Yayasan Bina Andi Mulia Kusumah Sumedang, H. Kamas Komara, menyampaikan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah nyata untuk mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Sumedang.
Ia menegaskan bahwa program SPPG ini bukanlah kegiatan yang berorientasi pada keuntungan, melainkan murni gerakan sosial.
Baca Juga:
Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati hingga Sekda Pimpin Ziarah Makam Leluhur
“SPPG itu memberi makan, bukan mencari makan. Ini adalah program sosial yang bertujuan membantu masyarakat,” ujarnya.
Pada tahap awal, SPPG Pasanggrahan Baru memprioritaskan pemberian makanan bergizi untuk balita di lingkungan sekitar, serta akan diperluas ke sekolah-sekolah seperti SMK Pembangunan, SMK 7, SD 123 Pasanggrahan, PKBM, hingga kelompok ibu hamil dan balita.
Ke depan, program ini ditargetkan mampu menjangkau hingga 2.600 penerima manfaat secara bertahap.
Dalam pelaksanaannya, SPPG juga melibatkan sekitar 20 pemasok bahan baku dari lingkungan Pasanggrahan Baru, termasuk petani lokal, sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Koordinator Investor SPPG, H. Muslim, menyampaikan bahwa proyek ini didukung oleh 31 investor dengan total pendanaan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Menurutnya, keterlibatan investor bukan hanya untuk mendukung program makan bergizi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pembangunan dan operasional terdapat pihak-pihak yang terdampak, serta menegaskan bahwa program ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas diresmikannya SPPG Pasanggrahan Baru yang merupakan bagian dari program aglomerasi SPPG di Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, SPPG ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah, yayasan, investor, dan masyarakat dalam satu visi yang sama, yaitu mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Harapannya, SPPG ini dapat berjalan optimal dan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas makanan,” ujar Sekda.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan, memastikan distribusi berjalan baik, serta mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Sumedang Selatan.
Lebih lanjut, Sekda Sumedang menekankan bahwa program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat ketahanan gizi masyarakat di Kabupaten Sumedang.
Peresmian SPPG Pasanggrahan Baru ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung program pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan bebas stunting.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]