Awalnya, kegiatan direncanakan berlangsung selama dua hari. Namun, karena padatnya agenda dan berbagai pertimbangan, pelaksanaan akhirnya dipusatkan dalam satu hari.
Adapun penampilan yang disuguhkan dalam Silaturahmi Akbar tersebut meliputi beberapa kategori, yakni Tunggal/Solo Kreatif, Ijen/Ganda, Rampak/Regu, serta penampilan dari para sesepuh pencak silat.
Baca Juga:
Penggeledahan KPK di Langkat Berlanjut, Tujuh Lokasi Jadi Fokus Penyidik
Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum PPSI Provinsi Jawa Barat. Turut hadir Ketua Umum PPSI Kabupaten Sumedang beserta jajaran pengurus, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang melalui Kabid SMP, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Kusman berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk menjaga kekompakan dan soliditas antarperguruan pencak silat di Kabupaten Sumedang.
“Harapan kami ke depan, perguruan silat tetap kompak dan tetap solid. Alhamdulillah, kami juga berharap pemerintah daerah tetap memperhatikan seni budaya pencak silat yang kita miliki saat ini,” ungkapnya.
Baca Juga:
Larang Pelajar SMA-SMK Bawa Motor ke Sekolah, Pemprov Jabar Keluarkan Aturan Resmi
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PPSI Provinsi Jawa Barat yang hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran PPSI Kabupaten Sumedang, perwakilan Dinas Pendidikan, serta pihak pendukung kegiatan, termasuk SMK Pajar Mandala.
Menurut Kusman, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus wadah pembinaan generasi muda untuk meraih prestasi.
Melalui kegiatan Silaturahmi Akbar ini, para paguron pencak silat di Kabupaten Sumedang diharapkan semakin bersatu, mampu menjaga nilai-nilai budaya Sunda, serta terus melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.