"Penyediaan listrik tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, mitra kerja, hingga masyarakat," paparnya.
Sugeng juga menjelaskan, melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang harmonis, potensi hambatan di lapangan dapat diminimalkan.
Baca Juga:
Lisdes 2026 Digenjot Jadi Rp10,3 Triliun, ALPERKLINAS: PLN Hadirkan Keadilan Energi hingga Desa Terpencil
"Sementara respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat,” tuturnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]