WAHANANEWS.CO, Sumedang – SMP Negeri 5 Sumedang bersama SMP Negeri 1 Paseh menggelar In House Training (IHT) bertema "Implementasi Pembelajaran Mendalam di Ruang Kelas: Bertumbuh Bersama Demi Kemajuan Pendidikan SMPN 1 Paseh dan SMPN 5 Sumedang".
Kegiatan berlangsung di Kampus SMP Negeri 5 Sumedang, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga:
Kepala Disdik Sumedang Raih Anugerah ASN Berprestasi 2026, Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Pelayanan Publik
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Sandi Budi Iriawan, pakar dan praktisi pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan dihadiri para pengawas SMP Kabupaten Sumedang, kepala sekolah, serta guru-guru dari SMPN 1 Paseh dan SMPN 5 Sumedang.
Kepala SMP Negeri 5 Sumedang, Enung Titin Agustikawati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning) di ruang kelas, khususnya dalam menghadapi tahun ajaran baru.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Resmikan TK Negeri Sartika di Buahdua, Dukung Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini
"Hari ini kami menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) yang dilaksanakan bersama dua sekolah, yaitu SMP Negeri 5 Sumedang dan SMP Negeri 1 Paseh. Kebetulan saya mendapat amanah memimpin kedua sekolah tersebut," ujar Enung.
Menurutnya, selain melibatkan guru dari kedua sekolah, panitia juga mengundang sejumlah kepala sekolah beserta perwakilan guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumedang agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.
"Kami juga mengundang teman-teman kepala sekolah dan perwakilan guru dari setiap sekolah yang ingin mengikuti kegiatan ini. Apalagi narasumber yang kami hadirkan sangat luar biasa, yaitu Bapak Dr. Sandi Budi Iriawan, pakar sekaligus praktisi pendidikan dari UPI Bandung," katanya.
Enung berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk menyegarkan kembali wawasan dan kompetensi para guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang lebih bermakna.
"Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk me-refresh teman-teman guru dalam menghadapi tahun ajaran baru. Walaupun proses belajar mengajar sudah berjalan sekitar dua minggu, mencari ilmu tidak pernah mengenal kata terlambat," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata di dalam kelas sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
"Semoga implementasi pembelajaran mendalam di ruang kelas benar-benar dapat diterapkan oleh para guru, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna, berpihak kepada peserta didik, dan pada akhirnya mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah," pungkas Enung.
Melalui kolaborasi antara SMPN 5 Sumedang dan SMPN 1 Paseh serta dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, kegiatan In House Training ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus mendorong terwujudnya pendidikan yang lebih berkualitas di Kabupaten Sumedang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]