TB Hasanuddin juga menyampaikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman dan keterampilan, tetapi juga diberikan bahan untuk dapat melanjutkan praktik secara mandiri di rumah.
“Jadi hari ini pelatihan membuat kue. Setelah selesai mereka berlatih, hasilnya bagus, kemudian dimakan bersama-sama. Waktu pulang, mereka juga diberikan bahan,” jelasnya.
Baca Juga:
DPR Soroti Dugaan Pengkaplingan Laut di Batam, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan, tidak berhenti sebatas pelatihan, tetapi juga dapat menjadi awal bagi tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah masyarakat.
Menurut TB Hasanuddin, apabila nantinya peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan masuk dalam kegiatan UMKM, pihaknya juga siap memberikan dukungan sesuai kemampuan, termasuk bantuan modal dan peralatan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.
“Kalau nanti ada yang masuk dalam UMKM, kita juga siap memberikan dana berupa modal seadanya untuk bisa mengembangkan usaha, termasuk alat-alat yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Baca Juga:
Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Banggar DPR Minta Pemerintah Waspadai Perlambatan Manufaktur dan Pertanian
Ia pun berharap para peserta, khususnya ibu-ibu, dapat terus meningkatkan keterampilan melalui berbagai kegiatan produktif.
“Harapannya tentu ibu-ibu terus berkembang, mengikuti kegiatan, memiliki kemampuan memasak dan sebagainya, termasuk bisa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari usaha,” pungkas TB Hasanuddin.
Kegiatan pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan UMKM berbasis potensi masyarakat setempat.