WAHANANEWS.CO, Sumedang - Jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengikuti kegiatan ziarah spiritual ke Jabal Nur
Mekkah, Rabu (03/06/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah dari KBIHU Multazam Tanjungsari, KBIHU Intania, KBIHU An Nuur, serta jamaah mandiri.
Baca Juga:
Kloter 29 KJT Siap Hadapi Puncak Haji, Ini Hasil Rakor Petugas dan Karom
Ziarah dipimpin langsung oleh KH. Asep Fu’ad Adnan selaku pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang. Dalam kegiatan tersebut, para jamaah melakukan pendakian menuju Jabal Nur yang memiliki ketinggian sekitar 642 meter di atas permukaan laut.
KH. Asep Fu’ad Adnan mengatakan, kegiatan ziarah berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan.
Sesampainya di kawasan Jabal Nur, jamaah melaksanakan pembacaan Marhaban, shalawat, serta doa bersama.
Baca Juga:
Pemkab Kolaka Sewa Enam Pesawat Wings Air Angkut 431 Calon Haji 2026
"Tadi malam kami melaksanakan ziarah ke Jabal Nur. Setelah mendaki hingga ke atas, kami mengaji, membaca Marhaban, shalawat, dan doa bersama. Alhamdulillah jamaah dari KBIHU Multazam, KBIHU Intania, KBIHU An Nuur, serta jamaah mandiri bisa bersama-sama mengikuti kegiatan ini. Semoga semuanya mendapatkan keberkahan," ujar KH. Asep Fu’ad Adnan.
Ia menjelaskan, tidak seluruh jamaah dapat mengikuti pendakian hingga puncak mengingat kondisi fisik dan usia yang berbeda-beda.
Sebagian jamaah yang lanjut usia memilih menunggu di bawah sambil mengikuti doa dan kegiatan ibadah dari lokasi yang lebih aman.
"Ada jamaah yang mampu naik hingga ke atas, namun ada juga yang sudah lanjut usia sehingga menunggu di bawah. Kami semua tetap berdoa bersama semoga diberikan kelancaran dalam seluruh rangkaian ibadah haji dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Amin ya Allah ya Rabbal Alamin," tambahnya.
Kegiatan ziarah dimulai setelah pelaksanaan salat Magrib. Para jamaah menempuh perjalanan dan pendakian hingga larut malam sebelum kembali ke hotel sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat.
Ziarah ke Jabal Nur merupakan salah satu kegiatan yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi jamaah haji. Di kawasan inilah terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan dapat menambah keimanan, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mengambil hikmah dari perjuangan dakwah Islam yang dimulai dari tempat bersejarah tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]