WAHANANEWS.CO, Sumedang – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menerima kunjungan kerja rombongan kepala sekolah dan tenaga pendidik dari Sabah, Malaysia, dalam rangka penguatan penerapan Lesson Study for Sustainable School Improvement melalui kegiatan Leadership Workshop for Principal and Headmaster, di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (28/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam pengembangan kompetensi guru melalui pendekatan lesson study yang telah diterapkan di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Gelombang Kebencian ke Pengungsi Rohingya di Malaysia Memuncak, 9 Sekolah Pengungsi Ditutup
Perwakilan rombongan Malaysia, Dr. Esmali Bin Bari, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan langkah awal membangun hubungan yang lebih erat antara dunia pendidikan di Sabah, Malaysia, dengan Kabupaten Sumedang.
"Kami mengucapkan setinggi-tingginya penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah menerima kunjungan kami. Ini merupakan suatu kehormatan dan menjadi awal yang baik untuk mempererat silaturahmi serta kolaborasi dalam pembangunan pendidikan," ujarnya.
Baca Juga:
Tujuh ASN Dinkes Sumedang Resmi Dilantik sebagai Administrator Kesehatan, Dampak Penataan Organisasi Puskesmas
Ia menjelaskan, tujuan utama kunjungan tersebut adalah mempelajari secara langsung implementasi lesson study di Sumedang sebagai salah satu strategi meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di kelas.
Menurut Dr. Esmali, Malaysia, khususnya Sabah, tengah menghadapi tantangan dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Berdasarkan hasil asesmen internasional, capaian kompetensi peserta didik masih memerlukan peningkatan sehingga dibutuhkan inovasi dalam pengembangan kapasitas guru.
"Kami melihat lesson study menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi guru, mulai dari proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, observasi hingga refleksi berbasis bukti. Kami ingin belajar bagaimana praktik baik ini diterapkan di Sumedang," katanya.
Ia juga mengaku terkesan dengan keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, model kolaborasi antara pemerintah daerah dan sekolah menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk dipelajari dan diadaptasi di Malaysia.
"Kami berharap kunjungan ini menjadi titik awal kerja sama yang berkelanjutan sehingga dapat saling berbagi pengalaman demi meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan pendidik dari Malaysia.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa.
"Suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kehadiran Bapak dan Ibu dalam kegiatan Lesson Study for Sustainable School Improvement. Pendidikan adalah investasi paling penting untuk menciptakan masa depan yang lebih baik," ujar Fajar.
Ia mencontohkan bagaimana sejarah menunjukkan bahwa guru selalu menjadi elemen utama dalam proses membangun kembali suatu bangsa.
Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik.
"Tanpa guru, tidak akan lahir pemimpin, pejabat, menteri maupun presiden. Guru adalah kunci lahirnya generasi masa depan," tegasnya.
Fajar juga menyoroti tantangan dunia pendidikan di era digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan sehingga guru dituntut terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya selama berada di Sumedang. Apa yang dipelajari di sini semoga dapat diimplementasikan dengan baik ketika kembali ke Malaysia," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap praktik baik yang telah dikembangkan Kabupaten Sumedang dalam penerapan lesson study.
"Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan para kepala sekolah dari Malaysia untuk berbagi praktik baik terkait implementasi lesson study di Kabupaten Sumedang. Mereka juga berkesempatan melihat secara langsung proses pembelajaran di salah satu sekolah di Jatinangor," ujarnya.
Menurut Eka, rombongan Malaysia memberikan apresiasi tinggi terhadap budaya kolaborasi guru dan proses pembelajaran yang diterapkan di sekolah-sekolah Kabupaten Sumedang.
"Mereka berharap berbagai praktik baik yang ada di Sumedang dapat menjadi inspirasi dan diterapkan di Malaysia untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga berharap kerja sama ini terus berlanjut melalui berbagai program kolaborasi dan pertukaran pengalaman di bidang pendidikan," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]