“Tanpa mengabaikan SSB dan klub lain di Sumedang, dengan segala kerendahan hati saya sampaikan bahwa AROFA adalah salah satu yang terbaik dari sisi pengelolaan dan manajemen. Teruslah berbenah,” katanya.
Ia berharap momen wisuda ini menjadi titik awal transformasi SSB AROFA untuk berkembang menjadi klub sepak bola yang lebih profesional, bahkan mampu bersaing dan lebih baik dari Persis Sumedang di masa depan.
Baca Juga:
Wisuda 865 Mahasiswa, Plt. Rektor UNIAS: Kampus Ini Terus Bertumbuh
Namun demikian, Agus Muslim juga memberikan tantangan kepada SSB AROFA, khususnya terkait pengembangan sepak bola putri.
“Tahun ini, jangan menunggu tahun depan, saya harapkan SSB AROFA sudah memiliki siswi untuk sepak bola putri,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SSB AROFA Sumedang, Edwin Mustofa, menjelaskan bahwa wisuda ini merupakan kelulusan bagi siswa kelompok usia 2012 untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Baca Juga:
Gelar Gladi Resik, Besok 865 Mahasiswa UNIAS akan Diwisuda
“Setelah lulus dari SSB AROFA, mereka melanjutkan ke jenjang akademi atau masuk ke PS AROFA FC. SSB AROFA untuk usia 12 tahun ke bawah, sedangkan usia 13 tahun ke atas masuk PS AROFA,” jelas Edwin.
Ia menambahkan, setelah menyelesaikan pendidikan dasar sepak bola, para siswa bebas memilih melanjutkan ke AROFA atau akademi sepak bola lain sesuai minat dan potensi masing-masing.
Edwin juga menyebutkan bahwa rata-rata siswa mulai masuk SSB AROFA pada usia 9 tahun, meski ada pula yang sudah bergabung sejak usia 7 hingga 8 tahun.