Menurut Taufik, rangkaian pelatihan dimulai dengan pembukaan pada 25 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
Pelaksanaan pelatihan dilakukan sesuai jadwal dengan pemberian materi kelompok non-unit kompetensi dan kelompok unit kompetensi.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Hadiri Peresmian SPPG Pasanggrahan Baru, Dukung Penguatan Program MBG dan Penurunan Stunting
Sementara itu, Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi.
Dari sekitar 2.000 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, hanya 100 peserta yang dinyatakan lolos.
“Hari ini saya mewakili Pak Bupati membuka program pelatihan bersertifikasi bagi para lulusan SMK. Ini luar biasa karena dari 2.000 pendaftar, yang lolos hanya 100 orang. Mudah-mudahan ini menjadi modal bagi anak-anak untuk meningkatkan kompetensinya,” kata Tuti.
Baca Juga:
324 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Sumedang 2026, Hanya 56 Orang Akan Terpilih
Menurutnya, kompetensi menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini.
Dunia industri tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga tenaga kerja yang siap pakai.
“Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen terus membuka pelatihan seluas-luasnya untuk meningkatkan kompetensi masyarakat. Karena lulusan sekolah saja ternyata belum cukup memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.