"Harapan kami, proses pendidikan di Indonesia benar-benar mengedepankan penghormatan terhadap HAM dalam mendidik anak-anak sejak usia dini," katanya.
Sementara itu, Ketua IGRA Kabupaten Sumedang Rahmat Hidayat mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian HAM dengan IGRA Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Olahraga Jumat Jadi Budaya Sehat di Lingkungan Satpol PP Sumedang
"Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar HAM sekaligus implementasi Kurikulum Berbasis Cinta bagi guru RA se-Kabupaten Sumedang," ujarnya.
Ia menjelaskan sebanyak 508 peserta dibagi ke dalam dua ruang pelatihan agar proses pembelajaran berjalan efektif.
Rahmat berharap setelah mengikuti workshop, para guru mampu menyusun perangkat pembelajaran sesuai Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus menerapkan nilai-nilai HAM di lingkungan sekolah masing-masing.
Baca Juga:
Sambut Libur Sekolah, Tahura Gunung Kunci Sumedang Siap Jadi Destinasi Wisata Keluarga
"Harapannya guru-guru RA semakin memahami hak asasi manusia dan mampu mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di lembaga masing-masing," katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat Hasbullah Fudail menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah awal Kementerian HAM hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui dunia pendidikan.
"Hari ini Kementerian HAM hadir di tengah masyarakat dengan berkolaborasi bersama guru-guru Raudhatul Athfal di Kabupaten Sumedang. Penguatan HAM bagi guru menjadi sangat penting karena mereka merupakan pihak yang paling strategis dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak usia dini," ujarnya.