WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sebanyak 94 calon jemaah haji asal Kabupaten Sumedang resmi dilepas oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam acara pelepasan yang digelar di Halaman Gedung Negara Sumedang, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Sumedang, jajaran Kementerian Agama, keluarga jemaah, serta tokoh agama.
Baca Juga:
19 Calon Jemaah Haji KBIHU Multazam Sumedang Berangkat ke Tanah Suci
Acara ditutup dengan doa keberangkatan yang dipimpin oleh Prof. Dr. (H.C.) KH. Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, MA., ulama terkemuka asal Jawa Barat yang mengasuh Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, dalam laporannya menyampaikan bahwa jemaah haji asal Sumedang tergabung dalam Kloter 29 KJT Jawa Barat bersama empat daerah lainnya, yakni Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.
“Jemaah haji dari Kabupaten Sumedang terdiri dari 94 orang. Alhamdulillah mudah-mudahan semuanya dalam keadaan sehat dan diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Baca Juga:
Pelunasan Biaya Haji Tahap Pertama di Sumedang Masih Minim, Baru 45 Jemaah
Ia menjelaskan, rombongan akan diberangkatkan menuju Embarkasi Indramayu pada 13 Mei 2026 dan dijadwalkan tiba pukul 16.20 WIB.
Selanjutnya, pada 14 Mei 2026 para jemaah akan diberangkatkan dari Embarkasi Kertajati menuju Jeddah sebagai bagian dari gelombang kedua keberangkatan haji Indonesia.
H. Agus juga mengingatkan para jemaah, khususnya laki-laki, agar mempersiapkan pakaian ihram sejak di embarkasi serta memperhatikan perlengkapan pribadi, termasuk penggunaan sandal saat menjalankan ibadah.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menyampaikan doa dan harapan agar seluruh calon jemaah haji diberikan kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, saya mendoakan ibu dan bapak semuanya sehat, diberikan kelancaran, kemudahan, serta kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci,” kata Dony.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci.
“Saya mohon semuanya kompak, saling membantu, saling memperhatikan satu sama lain. Ini adalah undangan kehormatan langsung dari Allah SWT, maka jalankan ibadah dengan penuh rasa syukur dan pikiran positif,” ujarnya.
Menurut Dony, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang patut disyukuri.
Ia meminta seluruh jemaah untuk memaksimalkan ibadah dan menikmati setiap proses perjalanan spiritual di Tanah Suci.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan suasana haru dari keluarga yang turut mengantarkan keberangkatan para calon tamu Allah tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]