WAHANANEWS.CO, Sumedang - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Non Pemilihan) kepada Pemula, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat yang berlangsung di Kampus MAN 2 Sumedang, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, serta menghadirkan narasumber dari KPU Kabupaten Sumedang dan Bakesbangpol Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
DPD PDI Perjuangan Jabar Gelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi Internal di Sumedang
Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kepala MAN 2 Sumedang beserta jajaran guru, serta para siswa MAN 2 Sumedang.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya meningkatkan partisipasi politik masyarakat, khususnya pemilih pemula yang diperkirakan akan mendominasi jumlah pemilih pada periode pemilihan mendatang.
"Tujuan kegiatan ini adalah agar partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Sumedang terus meningkat. Kemarin saya berdiskusi dengan Ketua KPU, dan pada periode yang akan datang jumlah pemilih pemula diperkirakan mencapai 40 hingga 50 persen dari total pemilih. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran dan daya pilih mereka agar tidak terjadi golput," ujar Fajar.
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Jadi Narasumber Pendidikan Politik di SMAN 1 Sumedang
Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Sumedang pada pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pilkada sebelumnya telah mencapai kisaran 70 hingga 80 persen.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan angka tersebut dapat terus meningkat hingga mencapai lebih dari 90 persen.
"Ke depan kami ingin partisipasi masyarakat meningkat hingga di atas 90 persen. Sehingga saat pesta demokrasi berlangsung, masyarakat Kabupaten Sumedang benar-benar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin terbaik berdasarkan visi, misi, program, dan kebijakan yang ditawarkan," katanya.