Fajar juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas demokrasi dengan menjauhi praktik-praktik politik yang tidak sehat, termasuk politik uang.
"Kita harus menjauhkan masyarakat dari politik-politik kotor, termasuk money politics yang dapat mencederai demokrasi di Indonesia. Demokrasi yang sehat harus dibangun dengan kesadaran politik yang baik dan pilihan yang rasional," tegasnya.
Baca Juga:
DPD PDI Perjuangan Jabar Gelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi Internal di Sumedang
Sementara itu, Kepala MAN 2 Sumedang, Deden Ginanjar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pendidikan politik yang digelar Bakesbangpol Kabupaten Sumedang di lingkungan sekolahnya.
Ia mengaku bangga dan merasa terhormat karena MAN 2 Sumedang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, terlebih dengan kehadiran langsung Wakil Bupati Sumedang yang memberikan edukasi politik kepada para siswa.
"Alhamdulillah, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran Pak Wakil Bupati di MAN 2 Sumedang memberikan kesan yang sangat luar biasa. Beliau sangat humble dan memberikan peran yang sangat besar dalam memberikan pendidikan politik kepada para siswa kami," ujar Deden.
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Jadi Narasumber Pendidikan Politik di SMAN 1 Sumedang
Menurutnya, pendidikan politik bagi generasi muda sangat penting untuk membangun pemahaman yang baik tentang demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Deden berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan oleh berbagai instansi dan pemangku kepentingan lainnya agar para pelajar mendapatkan wawasan yang lebih luas terkait berbagai bidang pembangunan, termasuk politik dan demokrasi.
"Ke depan kami berharap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penyampaian informasi dan edukasi, termasuk di bidang politik maupun sektor lainnya, dapat terus dilaksanakan di MAN 2 Sumedang. Insya Allah kami siap menyambut dan mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini," pungkasnya.