Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Sriyuda, membenarkan rencana pembangunan dua SMA Negeri tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan tahapan pembangunan, dimulai dari pembangunan infrastruktur pendukung untuk SMA Negeri Paseh pada tahun ini, sedangkan pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan pada tahun depan.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Harlah ke-53 KNPI, Dony Gaungkan Revolusi Kesadaran Pemuda
"Untuk SMA Negeri Pamulihan, pada perubahan anggaran tahun ini akan disiapkan proses perencanaannya. Setelah proses perencanaan selesai, insyaallah pembangunan fisiknya dapat dilaksanakan pada tahun depan," jelas Sriyuda.
Ia menambahkan, kehadiran dua SMA Negeri baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.
Berdasarkan data yang dimiliki KCD Pendidikan Wilayah VIII, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sumedang saat ini mencapai 9,2 tahun, sementara Angka Partisipasi Sekolah (APS) masih berada di kisaran 86 persen.
Baca Juga:
Kabar Baik! Pembangunan Jalan Burujul–Gendereh Dimulai Agustus 2026, Bupati Dony: Mohon Doa Agar Selesai Tahun Ini
Artinya, masih terdapat sekitar 14 persen lulusan SMP di Kabupaten Sumedang yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat.
"Dengan hadirnya dua SMA Negeri baru ini, kami berharap akses pendidikan semakin terbuka sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang," pungkas Sriyuda.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]