WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mendorong seluruh Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) di Kabupaten Sumedang untuk melakukan transformasi besar-besaran agar mampu menjadi lembaga keuangan mikro yang modern, tangguh, dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Desa.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Dony saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Gabungan BUMDesma dan LKD se-Kabupaten Sumedang di Aula Hotel Hanjuang Hegar, Cimalaka, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga:
5.728 Peserta Meriahkan Gerak Jalan Santai Harmoni HAB ke-80 Kemenag Sumedang
Apresiasi untuk Peran BUMDesma di Desa
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada BUMDesma yang dinilai telah menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan ekonomi di tingkat desa.
Menurutnya, BUMDesma tidak hanya membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menekan praktik pinjaman rentenir yang meresahkan warga.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Pantau Harga Bahan Pokok dan Kondisi Pasar Inpres
“BUMDesma sudah menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat. Banyak usaha kecil berkembang, pendapatan meningkat, bahkan ada warga yang bisa berangkat umrah dari usaha yang dibesarkan melalui pembiayaan BUMDesma,” ujar Bupati.
Pengelolaan BUMDesma Bukan Sekadar Administrasi
Bupati Dony menekankan bahwa setiap keputusan dalam pengelolaan BUMDesma memiliki dampak besar terhadap masa depan keluarga masyarakat desa.