“Setiap tanda tangan Ibu Bapak bukan sekadar dokumen. Itu tanda tangan untuk masa depan keluarga pendidikan anak, biaya berobat, kesejahteraan mereka. Pahala kebaikannya mengalir terus,” ungkapnya.
Tiga Agenda Transformasi dan Pemanfaatan Teknologi
Baca Juga:
Bupati Dony Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Melalui BUMDes-Hub, Desa Digital dan Desa Ekspor
Agar tetap kompetitif di tengah serbuan layanan keuangan modern, termasuk bank emok dan pinjol ilegal, Bupati menekankan tiga agenda transformasi yang harus segera dilakukan (dapat disesuaikan oleh panitia/penyunting sesuai materi resmi).
Selain itu, Bupati juga meminta pengelola BUMDesma untuk aktif mengikuti pelatihan serta memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
“Akan terlihat bedanya pengelola yang memakai AI dan yang tidak. Gunakan teknologi untuk membuat laporan, menyusun program, hingga merancang strategi,” tegasnya.
Baca Juga:
Bupati Dony Lepas 60 Peserta Pelatihan Jepang, Cetak SDM Sumedang Berdaya Saing Global
Ia juga mendorong setiap BUMDesma untuk membangun dashboard keuangan berbasis elektronik yang memuat data nasabah, riwayat pembayaran, sebaran wilayah, hingga grafik perkembangan usaha.
“Good data, good decision, good result. Dengan data yang baik, kebijakan kita pasti lebih tepat,” tambahnya.
Pendampingan Wajib untuk Peminjam