WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Dony Ahmad Munir memberikan sambutan sekaligus pengarahan dalam kegiatan pergerakan penurunan kematian ibu dan balita di Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Negara Sumedang, Kamis (30/04/2026).
Baca Juga:
Bupati Sumedang Pimpin Upacara Hari Jadi ke-448, Kenakan Pakaian Adat Sunda
Dalam kegiatan tersebut, Bupati juga hadir sebagai narasumber dan menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menekan angka kematian ibu dan anak sebagai bagian dari pembangunan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dikdik Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkuat peran para penggerak dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
“Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat masyarakat. Salah satu indikator utamanya adalah angka kematian ibu dan angka kematian balita,” ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Resmikan Mini Soccer, Lapangan Voli, Turnamen Trofeo, dan Bank Sampah di PPS
Ia menambahkan, dalam beberapa waktu terakhir, tren angka kematian ibu di Kabupaten Sumedang menunjukkan penurunan.
Meski demikian, berbagai upaya strategis tetap diperlukan agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai, upaya penurunan kematian ibu dan anak merupakan langkah penting yang berdampak besar bagi masa depan daerah.
“Kegiatan ini sangat bermakna dan mulia, karena berkaitan langsung dengan upaya menjaga kehidupan masyarakat, khususnya ibu dan anak sebagai generasi penerus,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa upaya tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Apapun yang kita lakukan, niatkan sebagai ibadah. Dengan begitu, setiap langkah dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak akan menjadi amal kebaikan dan menghadirkan kesungguhan dalam pelaksanaannya,” tambahnya.
Bupati berharap, melalui kegiatan ini, akan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjadi bagian dari solusi dalam menekan angka kematian ibu dan balita di Kabupaten Sumedang, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]