WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Dony Ahmad Munir menghadiri sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus DPC APKESMI (Akselerasi Puskesmas Indonesia) Kabupaten Sumedang masa bakti 2026-2031 yang digelar di Gedung Negara Sumedang, Selasa (19/05/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi APKESMI dalam memperkuat sinergi pelayanan kesehatan primer, khususnya di lingkungan puskesmas di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
94 Calon Jemaah Haji Asal Sumedang Resmi Dilepas Bupati Dony Ahmad Munir
Ketua DPC APKESMI Kabupaten Sumedang, dr. Cepy Tricahyadi, mengatakan amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
Ia menyoroti persoalan sumber daya manusia kesehatan, khususnya dokter dan dokter gigi di puskesmas.
Menurutnya, bukan karena tenaga kesehatan tidak tersedia, melainkan banyak yang lebih memilih berkarier di rumah sakit swasta dibandingkan di puskesmas.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Buka Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Bersama Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Sumedang
“APKESMI harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami hadir bukan untuk menentang kebijakan pemerintah, tetapi sebagai penyambung lidah, mitra strategis antara puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ujar dr. Cepy.
Ia juga mengungkapkan adanya ketimpangan kondisi antar puskesmas, baik dari sisi fasilitas maupun anggaran.
Menurutnya, terdapat puskesmas yang memiliki anggaran cukup besar namun menghadapi tantangan tertentu, sementara ada pula yang memiliki keterbatasan anggaran namun tetap dituntut memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Dr. Cepy mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk saling menghargai dan memperkuat kolaborasi tanpa membeda-bedakan profesi.
“Mari kita berjalan beriringan, menyatukan hati, langkah, dan tujuan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyehatkan dan mensejahterakan masyarakat Sumedang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW APKESMI Provinsi Jawa Barat, drg. Masayu Rubianti, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di daerah.
Menurutnya, APKESMI dapat menjadi wadah perjuangan isu-isu strategis kesehatan sekaligus memperkuat integrasi pelayanan kesehatan primer di Jawa Barat.
“Kepedulian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat dan puskesmas akan sangat bermakna bagi masyarakat maupun ekosistem tenaga kesehatan yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia berharap pengurus APKESMI Kabupaten Sumedang yang baru dilantik mampu menjalankan program kerja secara profesional dan penuh dedikasi demi kemajuan organisasi serta pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumedang.
Dalam arahannya, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas terbentuknya APKESMI sebagai wadah akselerasi kemajuan puskesmas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, keberadaan APKESMI diharapkan mampu mempercepat berbagai program, kebijakan, dan capaian pelayanan kesehatan masyarakat.
“APKESMI akan menjadi rumah ide, rumah inovasi, rumah percepatan perubahan untuk kemajuan puskesmas ke depan,” kata Dony.
Ia meyakini APKESMI akan menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara puskesmas dan pemerintah daerah.
Bupati Dony juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan jajaran puskesmas yang selama ini telah bekerja keras mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumedang.
Ia menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumedang tahun 2025 meningkat menjadi 75,5 dan menempatkan Sumedang pada peringkat ketiga tertinggi di Jawa Barat untuk kategori kabupaten.
“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan, termasuk jajaran puskesmas di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]