WAHANANEWS.CO, Sumedang - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Puncak Peringatan Hari Buruh Internasional 2026
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony Ahmad Munir membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.
"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," demikian amanat yang dibacakan Bupati Dony.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri dan Beri Pengarahan pada Pelantikan Pengurus DPC APKESMI Sumedang 2026-2031
Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", dinilai sebagai pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang abadi.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan.