Tahapan berikutnya akan difokuskan pada pembangunan badan bendung beserta konstruksi penguatnya hingga ditargetkan selesai pada 2027.
Meski proses pembangunan masih berlangsung, Bupati memastikan kebutuhan air bagi para petani tetap menjadi perhatian utama.
Baca Juga:
Investasi UEA Rp4 Triliun di IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai Kepercayaan Dunia Kian Kuat
Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama pelaksana proyek, pemerintah kecamatan, dan kelompok tani telah berkoordinasi untuk menjamin distribusi air irigasi tetap berjalan selama masa konstruksi.
"Alhamdulillah, kami memastikan air tetap dibendung terlebih dahulu kemudian dialirkan ke jaringan irigasi, sehingga sawah masyarakat masih bisa diolah meskipun bendung sedang dibangun," katanya.
Bupati menambahkan, pembangunan Bendung Cariang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga:
PLN Perkuat Ketahanan Listrik Aceh Lewat Jalur Alternatif Arun–Bireuen
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai sesuai target.
"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan Bendung Cariang berjalan lancar hingga selesai pada 2027. Insyaallah, setelah rampung bendung ini akan semakin memperkuat layanan irigasi bagi ribuan hektare sawah dan meningkatkan kesejahteraan para petani," pungkasnya.
Dengan selesainya pembangunan Bendung Ciariang nanti, diharapkan sistem irigasi di Kecamatan Ujungjaya semakin optimal sehingga mampu meningkatkan intensitas tanam, produktivitas hasil pertanian, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumedang.