WAHANANEWS.CO, Sumedang - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumedang ke-448 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar ziarah ke makam para leluhur, Senin (20/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan membagi rombongan menjadi tiga bagian.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Resmikan Mini Soccer, Lapangan Voli, Turnamen Trofeo, dan Bank Sampah di PPS
Rombongan pertama dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang melakukan ziarah ke Makam Dayeuh Luhur serta Makam H. Endang Sukandar di Sindangpalay.
Sementara itu, rombongan kedua dipimpin oleh Wakil Bupati Sumedang yang melaksanakan ziarah ke Makam Komplek Gunung Puyuh.
Adapun rombongan ketiga dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang, Tuti Ruswati.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Monitoring dan Beri Arahan Linmas untuk Tingkatkan Kondusivitas Trantibum
Ziarah makam ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Sumedang yang diawali dengan upacara peringatan bersama seluruh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.
Sekda Sumedang Tuti Ruswati menyampaikan bahwa kegiatan ziarah menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus sebagai sarana refleksi bagi pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama unsur Forkopimda telah mengikuti upacara Hari Jadi Sumedang ke-448 yang dilanjutkan dengan ziarah ke makam para leluhur. Kami terbagi dalam beberapa rombongan, dan kami melaksanakan ziarah di kawasan Pasarean Gede,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Jadi Sumedang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan introspeksi untuk kemajuan daerah ke depan.
“Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi dan introspeksi. Kita belajar dari sejarah masa lalu, memahami kondisi saat ini, serta mempersiapkan masa depan Kabupaten Sumedang di tengah dinamika global,” katanya.
Menurutnya, sejarah panjang Sumedang yang sarat dengan semangat kepemimpinan dan ketangguhan harus menjadi inspirasi dalam pembangunan daerah.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang harus mampu mengambil pelajaran dari sejarah tersebut agar visi Sumedang Simpati menuju tahun 2045 dapat terwujud, dengan berlandaskan pada kekuatan masa lalu, kondisi saat ini, dan kesiapan menghadapi masa depan,” pungkasnya.
Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai sejarah, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat membangun Sumedang yang lebih maju dan sejahtera.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]