Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga tradisional.
"Harapan kami, anak-anak bisa terus membudayakan olahraga tradisional layang-layang dan tidak selalu terpaku pada gadget," tambahnya.
Baca Juga:
Bantah Defisit, Arief Rahman Hakim Optimis PAD 2026 Tembus 90 Persen
Sementara itu, Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Enjang Supriadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komunitas dan Penghobi Layangan Kabupaten Sumedang yang telah menyelenggarakan kegiatan positif bagi para pelajar.
"Kami mewakili pimpinan Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Kejuaraan Aduan Layangan ini. Kegiatan ini sangat positif dalam mengisi masa liburan pelajar menjelang tahun ajaran baru," katanya.
Menurut Enjang, permainan layangan merupakan bagian dari budaya dan kenangan masa kecil yang perlu terus dilestarikan melalui kegiatan yang aman, tertib, dan terorganisasi.
Baca Juga:
LGBT Jadi Ancaman, H Edi Ajak Masyarakat Jaga Wilayah dan Sosialisasikan Perda
Ia juga mengapresiasi pemilihan lokasi di Arena Pacuan Kuda Sumedang yang dinilai aman karena jauh dari jalan raya maupun jaringan listrik.
"Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Bermain layangan harus dilakukan di tempat yang aman sehingga tidak membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan," ujarnya.
Lebih lanjut, Enjang berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi pelajar untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.