WAHANANEWS.CO, Sumedang - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, menghadiri sekaligus meresmikan penerapan sistem cerdas berbasis Artificial Intelligence dan Internet of Things (AI-IoT) untuk pemantauan karbon dan parameter lingkungan. Kegiatan ini berlangsung di SD Telaga Cendekia Sumedang, Selasa (28/04/2026).
Program ini bertujuan mendukung pengembangan ekosistem pertanian presisi serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Hadiri Haflah Musyahadah dan Khotmil Qur'an Santri TKA-TPA BKPRMI se-Kabupaten Sumedang
Sistem yang dipasang berupa perangkat sensor berbasis tiang di tiga titik area sekolah, masing-masing dengan jangkauan radius sekitar 30 meter, guna memantau kondisi lingkungan secara real-time, termasuk emisi karbon dan kualitas udara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Guru Besar Universitas Komputer Indonesia, Prof. Hasibuan Zaenal Abidin, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), para pengawas sekolah dasar, serta komite sekolah.
Kepala SD Telaga Cendekia, Hj. Ambu Odah, menjelaskan bahwa sistem ini merupakan hasil kolaborasi dengan UNIKOM dan Bitanic.
Baca Juga:
352 Siswa Kelas IX SMPN 5 Sumedang Dilepas, Kepala Sekolah Ajak Alumni Jaga Ikatan dan Kejar Mimpi
Menurutnya, teknologi tersebut tidak hanya berfungsi untuk pemantauan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi siswa dalam memahami pentingnya menjaga alam.
“Melalui sistem ini, kami dapat memantau energi dan emisi karbon di lingkungan sekolah. Data yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertanian modern ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai sekolah berbasis alam, SD Telaga Cendekia memiliki komitmen untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini.