Dalam kegiatan tersebut, para narasumber juga membahas berbagai tantangan penerapan ideologi Pancasila di era digital.
Mulai dari penyebaran paham radikalisme, intoleransi, hingga maraknya penyalahgunaan teknologi digital yang berdampak negatif bagi generasi muda.
Baca Juga:
Pemko Binjai Hadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Konektivitas Internet Guna Pemerataan Akses Digital di Provinsi Sumatera Utara
Asep menuturkan, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara bijak agar tidak menjadi ancaman bagi masa depan mahasiswa.
"Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mahasiswa mampu menyaring informasi di era digital. Mereka harus waspada terhadap penyebaran paham radikalisme, intoleransi, maupun berbagai pengaruh negatif lainnya. Kami juga mengingatkan agar mahasiswa tidak terjerumus pada praktik-praktik yang merugikan, seperti judi online maupun tindakan asusila yang banyak ditemukan di kalangan generasi muda," jelasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Kesbangpol Kabupaten Sumedang berharap wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dalam diri mahasiswa, sehingga mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Baca Juga:
Resmi Jabat Kepala Kesbangpol Jakarta, Ini Yang Dilakukan Muhamad Matsani di Minggu Pertama
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Apalagi peserta berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang sangat relevan dengan materi yang disampaikan. Semoga mereka dapat menjadi agen perubahan dan turut menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas," pungkas Asep.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]