Selain itu, beberapa titik di sekitar lokasi masih dinilai rawan longsor susulan, terutama pada area dengan kontur tanah curam dan kondisi tanah yang belum stabil.
Informasi terbaru yang diterima sekitar pukul 11.30 WIB melalui pesan singkat menyebutkan bahwa masih terdapat satu warga yang belum ditemukan.
Baca Juga:
Buka Gudang BBM Ilegal di Zona Merah Pertamina di Tengah Pemukiman, Afrananta Tarigan Ancam Wartawan: Kita Mau Perang-Perangan Atau Gimana ?
Sementara itu, seorang ibu bersama anaknya dilaporkan berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
Selain melakukan peninjauan, DPD PGR Kabupaten Sumedang juga tengah melakukan pendataan kebutuhan warga terdampak sebagai langkah awal penyaluran bantuan. H. Kamas Komara menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal serta dengan berbagai pihak terkait guna menentukan bentuk bantuan yang tepat sasaran.
“Kami akan koordinasikan terlebih dahulu agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” katanya.
Baca Juga:
"Ingin Natal Terang, Warga Sibio Bio Tunggu Realisasi 'Mimpi Sinar PLN' Pasca Bencana"
Ia menambahkan, langkah tersebut penting agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan efektif, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga terdampak bencana.
Sementara itu, sebagian pengurus lainnya tengah menyiapkan dokumen administratif dan laporan kegiatan untuk disampaikan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi.
Warga setempat menyambut baik kehadiran tersebut dan mengaku merasa diperhatikan di tengah situasi sulit.