WAHANANEWS.CO, Sumedang – LPKMA Kabupaten Sumedang terus memperkuat kompetensi peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum.
Bertempat di Aula LPKMA Sumedang, Senin (29/6/2026), para peserta mendapatkan pelatihan keamanan pangan siap saji yang menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Akui Kekecewaan, Ketua Komisi IV DPRD Minta Pegawai Puskesmas Rawa Tembaga Nonjob
Pimpinan LPKMA Kabupaten Sumedang, Hj. Eti Rusmiati, mengatakan bahwa Program PKW Platinum dirancang tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis membuat produk kuliner, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai standar keamanan pangan serta legalitas usaha agar siap menjadi wirausaha mandiri.
"Program PKW Platinum ini dilaksanakan selama 350 jam pelajaran (JPL), terdiri atas 48 JPL materi soft skill dan 302 JPL praktik. Hari ini peserta mendapatkan materi penjamah makanan karena selain belajar pastry dan bakery, mereka juga dibekali keterampilan street food," ujarnya.
Menurut Eti, setelah menyelesaikan pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga akan mendapatkan bantuan berupa peralatan dan bahan usaha, pendampingan usaha, hingga fasilitasi pengurusan berbagai legalitas.
Baca Juga:
Perluas Pemasaran Hasil Pertanian,Pemkab Karo Kirim Komoditas Unggulan Tahap ke 2 ke Palangkaraya
"Peserta akan difasilitasi pengurusan Sertifikat Penjamah Makanan atau PIRT, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi halal. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak memulai usaha. Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa pelatihan PKW ini benar-benar dirancang untuk mencetak wirausaha baru," tegasnya.
Ia menjelaskan, LPKMA bekerja sama dengan berbagai instansi untuk mendukung program tersebut.
Dinas Kesehatan memberikan pelatihan keamanan pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mendampingi pengurusan NIB, sementara sertifikasi halal difasilitasi melalui pendamping UMKM.