Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, mengapresiasi langkah MUI Kabupaten Sumedang yang dinilai responsif terhadap berbagai fenomena sosial yang terjadi saat ini.
"Atas nama Kementerian Agama, kami mengucapkan terima kasih kepada MUI Kabupaten Sumedang yang telah menginisiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui musyawarah dan pendalaman ilmu para ulama," ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Dan Wakil Bupati Palas. Terima Silaturahmi FKUB.
Hamzah menuturkan bahwa berbagai data dan pemaparan yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan serta lembaga perlindungan perempuan dan anak menunjukkan adanya fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian bersama.
Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, terlebih di era digital saat ini yang diwarnai derasnya arus informasi melalui media sosial.
"Anak-anak dan remaja saat ini menghadapi tantangan yang berbeda. Mereka tidak hanya belajar dari lingkungan keluarga, sekolah atau tempat ibadah, tetapi juga dari media sosial yang dapat diakses tanpa batas waktu. Di sana ada banyak hal positif, tetapi juga tidak sedikit pengaruh negatif yang harus diwaspadai," katanya.
Baca Juga:
Wamenag Targetkan 2027 Semua Guru di Bawah Kemenag Bergaji di Atas Rp2 juta
Karena itu, lanjut Hamzah, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat pendidikan agama, pendidikan karakter, serta pengawasan terhadap generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial.
Ia berharap forum musyawarah yang digelar MUI tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dinas terkait, maupun masyarakat luas dalam upaya menjaga ketahanan keluarga dan melindungi generasi muda.
"Semoga dari musyawarah ini lahir rekomendasi dan masukan yang dapat menjadi rujukan bagi berbagai pihak dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan pembinaan di masyarakat," pungkasnya.