Ia juga menjelaskan bahwa secara umum budidaya anggur dapat dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia.
Namun, menurutnya, sejumlah daerah yang berada di sekitar garis khatulistiwa memiliki keuntungan dari sisi penyinaran matahari yang lebih lama.
Baca Juga:
Horas Bangso Batak Hadir di Jawa Timur, Siap Gelar Pelantikan 30 Agustus 2025
“Semua dataran Indonesia sebenarnya bagus, tetapi yang paling bagus untuk anggur ini sebenarnya daerah di sekitar garis khatulistiwa. Dari Palembang, Kalimantan Tengah, Palu dan daerah yang dekat jalur khatulistiwa penyinarannya lebih lama dibandingkan kita di Jawa,” jelasnya.
Pelatihan Gratis Setiap Bulan untuk Siswa
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda, ASPAI juga berencana memberikan edukasi budidaya anggur secara rutin kepada siswa SMK Pertanian.
Baca Juga:
DPD KAI Provsu Gelar Musda ke-IV, Ini Pesan Menohok Ketum DPP KAI
Ocan mengatakan pelatihan akan dilaksanakan secara gratis dan direncanakan berlangsung satu kali dalam sebulan.
“Kita adakan acara pelatihan cuma-cuma buat teman-teman adik-adik SMK. Yang akan kita lakukan selama sebulan sekali itu secara gratis. Asal adik-adik semangat untuk datang, kita pasti edukasi,” katanya.
Ia berharap para penggiat anggur di Sumedang dapat terus menjaga kekompakan dan membangun kolaborasi dengan pemerintah sehingga budidaya anggur tidak berhenti sebagai hobi, tetapi mampu berkembang menjadi sektor produktif dan bernilai ekonomi.