WAHANANEWS.CO, Sumedang – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang terus menunjukkan progres yang menggembirakan.
Hingga awal Juli 2026, pembangunan telah mencapai 87 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Terima 64 Mahasiswa KKN IPB, Dorong Inovasi Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang. Senin, 06/07/2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh para peserta didik.
"Secara umum progres pembangunannya sudah mencapai 87 persen. Insyaallah pada bulan September semuanya sudah siap sehingga peserta didik bisa mulai belajar di sini dengan fasilitas yang sangat baik," ujar Bupati.
Baca Juga:
Tak Sekadar Naik Kelas, UMKM Sumedang Disiapkan Jadi Pemasok Toko Modern
Dony menjelaskan, selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK).
Setelah pembangunan selesai, seluruh peserta didik akan dipindahkan ke kompleks Sekolah Rakyat yang baru, termasuk siswa angkatan baru.
Dengan penambahan peserta didik tersebut, jumlah siswa diperkirakan akan mencapai lebih dari 500 orang.
Menurut Bupati, Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas lengkap dan modern.
Berbagai sarana yang disediakan antara lain ruang kelas, asrama, ruang belajar, kantin, tempat ibadah, aula berkapasitas besar, hingga fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola berstandar FIFA, lapangan basket, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
"Anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki kesempatan menikmati pendidikan dengan fasilitas yang luar biasa. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa," katanya.
Dony menilai, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang.
Selain itu, program tersebut diyakini menjadi salah satu langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.
"Boleh jadi orang tuanya belum beruntung, tetapi anak-anaknya memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih sejahtera melalui pendidikan berkualitas," tuturnya.
Di akhir peninjauan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas lahirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas program Sekolah Rakyat. Program ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan terbaik dengan fasilitas yang setara," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]