WAHANANEWS.CO, Sumedang - Suasana sederhana namun penuh makna mewarnai penyambutan Wakil Bupati Sumedang dalam kegiatan pemberian bantuan secara simbolis berupa seragam dan alat tulis bagi siswa kurang mampu di Kampus SMP Negeri 1 Cimalaka, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pendidikan yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang, sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi siswa yang belum tersentuh bantuan pusat melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Baca Juga:
Pulihkan Listrik Desa Terpencil di Aceh Barat, TNI dan PLN Distribusikan Genset
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 1 Cimalaka, Atep Tedi, menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Kami merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang luar biasa untuk seluruh warga SMPN 1 Cimalaka. Kami sangat mengapresiasi perhatian besar yang Pemerintah Kabupaten Sumedang berikan terhadap keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Baca Juga:
Sambut Tahun 2026 dengan Doa dan Donasi untuk Korban Banjir Sumatra
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan aset terbesar dalam membangun peradaban bangsa.
Namun dalam praktiknya, tantangan ekonomi kerap menjadi kendala bagi orang tua dalam memenuhi kebutuhan dasar sekolah, seperti seragam dan alat tulis.
Menurutnya, SMPN 1 Cimalaka saat ini memiliki 1.084 siswa yang tersebar di 33 rombongan belajar.
Dari jumlah tersebut, 292 siswa telah menerima bantuan PIP. Namun setelah dilakukan komunikasi dengan orang tua dan siswa, masih terdapat siswa yang kondisi ekonominya kurang mampu tetapi belum menerima PIP.
“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Bapak Wakil Bupati berupa pengadaan seragam dan alat tulis, ini dapat memotivasi anak-anak didik kami untuk terus semangat sekolah,” katanya.
Pihak sekolah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
400 Siswa Terima Bantuan dari APBD
Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Lalan Surachman, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wakil Bupati sekaligus permohonan maaf atas penyambutan yang dilakukan secara sederhana.
“Kegiatan hari ini adalah bagian dari program penyaluran bantuan siswa. Secara keseluruhan di Kabupaten Sumedang, terdapat 400 siswa yang mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBD Sumedang,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan launching penyaluran bantuan tersebut menghadirkan perwakilan dari tiga sekolah di wilayah Kecamatan Cimalaka, yakni SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 3.
Dinas Pendidikan berharap bantuan ini dapat benar-benar bermanfaat dan mencegah anak-anak putus sekolah karena keterbatasan perlengkapan dasar.
“Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah hanya karena tidak memiliki pakaian atau tidak mendapat bantuan pemerintah,” tegasnya.
Komitmen Tingkatkan Rata-rata Lama Sekolah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menyampaikan terima kasih kepada SMPN 1, 2, dan 3 di wilayah Cimalaka atas kontribusinya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Sumedang.
Ia mengapresiasi berbagai capaian sekolah yang dinilai telah mampu mengedukasi dan mendorong anak-anak tumbuh secara kreatif dan inovatif.
“Hari ini ada 400 penerima manfaat bantuan ATK dan seragam dari APBD. Selain itu, tahun ini juga Sumedang mendapatkan tambahan 600 PIP melalui aspirasi Ibu Farah dari DPR RI,” ungkapnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki perhatian serius terhadap sektor pendidikan.
Bahkan, Bupati Sumedang disebutnya terus berupaya berkoordinasi dengan kementerian pusat untuk menghadirkan program “Sekolah Rakyat” guna meningkatkan rata-rata lama sekolah di daerah.
“Saat ini rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sumedang masih sekitar delapan tahun, sementara harapan lama sekolah minimal 12 tahun atau setara tamat SMA. Ini menjadi perhatian serius kami,” jelasnya.
Melalui program bantuan seragam dan alat tulis ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap tidak ada lagi anak yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus berkah bagi para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]