Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi antar pelajar dari berbagai daerah dan provinsi.
“Melalui GSS ini, anak-anak bisa saling berkomunikasi, berkenalan, serta menumbuhkan nilai-nilai Pancawaluya dalam diri mereka. Jika nilai-nilai tersebut tertanam kuat, insya Allah Indonesia akan menjadi lebih baik dan lebih maju di masa depan,” tuturnya.
Baca Juga:
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumedang Soroti Kepercayaan Publik terhadap LP Ma’arif
Dr. Eka Ganjar juga berpesan agar generasi muda menjadi pribadi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer, sebagai karakter khas masyarakat Jawa Barat dan bangsa Indonesia dalam menyongsong masa depan.
GSS XIX 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Camat Sumedang Selatan, Kwarcab Sumedang, Babinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Regolwetan, serta tamu undangan lainnya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, seperti drum band, tari penyambutan, Kabarin Scout Spensa, selebrasi peserta, penyambutan sound horeg, senam vampire, penampilan Band Spensa, tari tradisional, musik ensambel juara nasional, hingga pertunjukan musik akustik.
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Pendidikan, LP Ma’arif NU Sumedang Lantik Kepala Madrasah
[Redaktur: Ajat Sudrajat]