WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati didampingi Kepala Bapperida Kabupaten Sumedang menghadiri sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang di Aula Kantor BPS Kabupaten Sumedang.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan konsolidasi antara Pemerintah Daerah dengan BPS, khususnya dalam penyediaan dan pemanfaatan data statistik yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga:
Monitoring Dua SPPG, Sekda Sumedang Tekankan Peningkatan Kualitas Program MBG
Kepala BPS Kabupaten Sumedang, Sudiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda dan Kepala Bapperida Sumedang.
Menurutnya, koordinasi lintas perangkat daerah sangat penting untuk memperkuat peran masing-masing sebagai bagian dari pemerintahan.
“Pertama, terima kasih Bu Sekda dan Pak Kaban yang berkenan hadir di BPS dalam rangka memperkuat koordinasi dan konsolidasi. Ini penting karena kita sebagai ASN dan bagian dari pemerintahan harus saling menguatkan dan berkoordinasi,” ujar Sudiyanto.
Baca Juga:
Perumda Tirta Medal Serahkan 300 Bibit Pohon untuk Lima Sumber Mata Air di Sumedang
Ia menegaskan bahwa BPS siap mendukung Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan menyediakan data yang berkualitas, akurat, dan relevan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan norma statistik.
“Insya Allah BPS selalu menjaga kualitas data dengan sebenar-benarnya dan siap berkontribusi untuk Kabupaten Sumedang agar menjadi lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati menyampaikan terima kasih kepada jajaran BPS Kabupaten Sumedang atas penerimaan dan kesempatan berkoordinasi terkait perkembangan indikator makro daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kami berterima kasih kepada Kepala BPS Sumedang yang telah menerima kami untuk berkoordinasi terkait perkembangan indikator makro di Kabupaten Sumedang. Indikator makro ini merupakan salah satu ukuran kesejahteraan masyarakat yang diukur secara valid oleh BPS,” jelasnya.
Sekda menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sumedang telah memasuki tahapan perencanaan pembangunan tahun 2027, sehingga diperlukan evaluasi mendalam terhadap indikator-indikator makro serta potensi daerah yang dimiliki.
“Karena sekarang sudah memasuki bulan Februari 2026, proses perencanaan untuk tahun 2027 sudah dimulai. Kita perlu mengevaluasi indikator-indikator makro dan potensi yang ada agar program dan kegiatan yang direncanakan lebih terarah dan jelas,” ujarnya.
Menurutnya, indikator makro seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Dengan indikator-indikator tersebut, kita mendapatkan gambaran arah pembangunan Kabupaten Sumedang, sehingga program dan kegiatan yang disusun dapat mendorong Sumedang menjadi lebih maju dan lebih sejahtera,” pungkas Sekda.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]