WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (01/04/2026).
Kegiatan monev tersebut dilaksanakan di tiga wilayah kecamatan, yakni Situraja, Cisitu, dan Darmaraja.
Baca Juga:
Sekda Sumedang Serahkan Simbolis Bantuan 130 Paket Sembako dari PT Taspen Bandung
Dalam kegiatan ini, Sekda didampingi para Asisten Daerah (Asda), staf ahli (Sahli), serta sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DPKP, Diskanak, para camat terkait, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).
Sekda Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sumedang bersama unsur Forkopimda, BIN, dan berbagai dinas terkait.
Sekda Sumedang, H. Tuti Ruswati saat melakukan Monev Pelaksanaan MBG di Situraja, Cisitu, dan Darmaraja.
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Siapkan Fasilitasi Pemberangkatan dan Pemulangan Haji, Sekda Pimpin Rapat Koordinasi
“Hari ini kami bersama Satgas MBG Kabupaten Sumedang melaksanakan monitoring dan evaluasi secara spontan di beberapa titik SPPG. Ini sebagai sampel, namun ke depan kemungkinan seluruh SPPG di Kabupaten Sumedang akan kami kunjungi secara bertahap,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh pelaksanaan program telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian terkait.
“Banyak aspek yang harus dipenuhi, mulai dari perizinan, sertifikat halal, penjamah makanan, hingga sistem pengelolaan limbah seperti IPAL. Semua itu harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil sementara, Sekda menyebut pelaksanaan MBG di Kabupaten Sumedang secara umum sudah berjalan baik.
Namun, masih terdapat beberapa catatan kecil yang perlu diperbaiki, seperti kebersihan, penataan layout, serta alur distribusi makanan.
“Secara keseluruhan sudah sangat baik, hanya ada beberapa koreksi minor yang perlu disempurnakan. Nanti kami akan memberikan rekomendasi kepada masing-masing SPPG agar ke depan pelaksanaannya lebih optimal,” tambahnya.
Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program MBG di Kabupaten Sumedang, mulai dari pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Kami berharap pelaksanaan MBG di Sumedang dapat berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan evaluasi ini, kami optimistis program ini akan semakin baik ke depannya,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]