WAHANANEWS.CO, Sumedang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang menerima secara resmi peserta Magang Pemerintahan Pratama bagi Satuan Praja Pratama Angkatan XXXVI, yang digelar di Lapang PPS Sumedang, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran praktis bagi mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah masa depan.
Baca Juga:
Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur IPDN, DPR RI Komisi II Siapkan Anggaran Rp 814 Milyar
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala BPS Kabupaten Sumedang, Sudiyanto, yang menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan magang.
Ia menekankan pentingnya pengumpulan data yang akurat sebagai dasar kebijakan pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, maupun nasional.
Menurut Sudiyanto, kualitas data sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan keterampilan praja dalam melakukan pendataan lapangan.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Apresiasi Pengabdian Praja IPDN pada Penutupan BKP Angkatan XXXIII
Oleh karena itu, para praja diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami konsep definisi data, metode sensus, serta etika dalam berinteraksi dengan masyarakat.
“Data berkualitas sangat menentukan arah kebijakan suatu negara. Melalui magang ini, praja belajar bagaimana menghasilkan data yang valid, memahami dinamika birokrasi, dan beradaptasi dengan kondisi lapangan,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya kolaborasi dengan aparat desa, terutama bagi praja yang belum menguasai bahasa lokal, agar pendataan bisa berjalan efektif.
Sambutan Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi, Prof. Dr. Drs. Hyronimus Rowa, menegaskan pentingnya kegiatan magang sebagai sarana pembelajaran praktis.
Menurutnya, magang tidak hanya mengenalkan praja pada implementasi kebijakan dan koordinasi antar perangkat daerah, tetapi juga membekali mereka dengan sikap profesional, tanggung jawab, dan kepekaan sosial.
“Melalui keterlibatan aktif di pemerintahan daerah, praja diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam berbagai program pembangunan, termasuk pengelolaan data, lingkungan, dan pelayanan publik,” kata Prof. Hyronimus.
Kegiatan magang ini menjadi bagian dari kurikulum vokasi IPDN yang menekankan penguasaan keterampilan praktis.
Selama magang, praja akan belajar langsung mengenai perencanaan pembangunan desa, pengelolaan sumber daya, serta tantangan-tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswati berharap para praja memanfaatkan pengalaman ini sebaik mungkin.
Kehadiran mereka diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah, sekaligus memperkuat kompetensi mereka sebagai calon aparatur pemerintah yang profesional dan adaptif.
Kegiatan Magang Pemerintahan Pratama ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara IPDN dan pemerintah daerah dalam membentuk generasi aparatur pemerintah yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan di masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]