“Halal Bihalal adalah ruang hati untuk saling memaafkan, membersihkan diri, dan memperkuat tekad untuk melangkah bersama dalam membangun daerah,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah.
Baca Juga:
Disindir Sebagai “Mantan Napi”, Wakil Bupati Lebak Ngamuk Bongkar Kebiasaan Bupati Jarang Ngantor
“Desa adalah wajah pelayanan publik yang paling dekat dengan masyarakat. Jika desa kuat, maka kecamatan, kabupaten, hingga negara akan ikut kuat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh kepala desa atas segala kekurangan dalam kepemimpinannya, serta berharap sinergi antara pemerintah daerah dan desa dapat terus ditingkatkan ke depannya.
Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran pemerintah desa dalam mendukung pembangunan daerah menuju Sumedang yang lebih maju dan berdaya saing.
Baca Juga:
BKPRMI Sumedang Tancap Gas! Komitmen Generasi Qur’ani Ditegaskan
[Redaktur: Ajat Sudrajat]