Agus berharap kesadaran masyarakat terhadap solidaritas kemanusiaan terus tumbuh, seraya menegaskan bahwa PMI siap menerima dan menyalurkan bantuan selama 24 jam.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas capaian GSK PMI Kabupaten Sumedang Tahun 2025 yang mencetak rekor penggalangan dana.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Klarifikasi Isu Upah Guru Paruh Waktu yang Beredar di Medsos
“Alhamdulillah, hari ini kita menutup GSK PMI Kabupaten Sumedang tahun 2025 dengan capaian luar biasa, lebih dari Rp900 juta. Dana ini insya Allah akan kita optimalkan untuk membantu masyarakat Sumedang, baik dalam penanganan bencana maupun program rutilahu ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, PMI bersama pemerintah daerah telah menyusun formula agar bantuan rutilahu ke depan lebih aman dan berkelanjutan.
“Rumah yang dibangun ke depan harus berdesain tahan gempa dan, jika berada di daerah rawan seperti bantaran sungai atau lereng bukit, harus direlokasi demi keselamatan,” katanya.
Baca Juga:
SMAN 3 Sumedang Rayakan HUT ke-22, Kepala Sekolah: Ini Hari Puncak dengan Tema “Melesat”
Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan GSK PMI, mulai dari jajaran Sekretariat Daerah, para kepala OPD, camat, hingga kepala desa di seluruh Kabupaten Sumedang.
“Saya berharap GSK PMI tahun 2026 bisa lebih maksimal lagi, dengan peningkatan yang signifikan, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]