Ia turut menyampaikan salam dari Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti agenda di Kementerian Dalam Negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus didasarkan pada data yang akurat dan berkualitas.
Baca Juga:
26 Kontingen Kecamatan Meriahkan PENTAS PAI SD Kabupaten Sumedang 2026
Ia mengutip prinsip yang selalu disampaikan Bupati Sumedang, yakni Good Data, Good Decision, Good Result.
"Data yang baik akan menghasilkan keputusan yang baik, dan keputusan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Karena itu, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat mempertanggungjawabkan setiap indikator pembangunan, baik makro maupun mikro, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program," tegasnya.
Fajar juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak cepat berpuas diri atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.
Baca Juga:
Dari Sumedang untuk Indonesia: Wabup Tegaskan Pendidikan Bermutu sebagai Kunci Masa Depan
"Apapun pencapaian yang kita raih, jangan pernah membuat kita berbangga diri. Hakikatnya kita sebagai aparatur pemerintah adalah melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Semangat melayani inilah yang harus terus kita jaga," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai strategi, salah satunya dengan membuka akses kesempatan kerja ke luar negeri.
"Alhamdulillah, pada tahun lalu sekitar 150 warga Sumedang berhasil kami fasilitasi untuk bekerja di Jepang. Kami tidak ingin hanya menunggu investasi datang membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga proaktif membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui berbagai program yang tersedia," ungkapnya.