Dari total penerima, terdapat tujuh orang yang menerima bantuan kewirausahaan dalam bentuk sarana usaha.
Sementara itu, sambutan Bupati Sumedang yang dibacakan oleh Asda Pemkesra Dr. Dian Sukmara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Kabupaten Sumedang melalui Program ATENSI.
Baca Juga:
Serapan Anggaran Kemensos 2025 Tembus 97 Persen, Gus Ipul Harap Kesejahteraan Warga Meningkat
“Program ATENSI bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi merupakan ikhtiar nyata negara dalam memulihkan, menguatkan, dan memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok rentan, termasuk Orang Dengan HIV/AIDS,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, juga ditekankan nilai kearifan lokal Sumedang silih asah, silih asih, jeung silih asuh sebagai ruh dari kegiatan tersebut.
Nilai tersebut mengajarkan pentingnya saling menguatkan, menyayangi tanpa stigma, serta mendampingi agar bantuan yang diberikan benar-benar membawa keberlanjutan dan kemandirian.
Baca Juga:
Tanggapi Mensos, Denny Sumargo Nilai Penggalangan Dana Bencana Sebaiknya Berizin
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program rehabilitasi sosial ini dapat terus diperkuat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, bermanfaat, dan berkelanjutan.
“Kepada para penerima manfaat, terimalah bantuan ini sebagai penyemangat, bukan ketergantungan; sebagai modal awal, bukan tujuan akhir. Pemerintah hadir untuk mendampingi, namun keberdayaan tetap tumbuh dari kekuatan diri dan keluarga,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]