Menurutnya, kepemimpinan di desa harus berorientasi pada pelayanan publik, penyelesaian persoalan warga, pembangunan desa, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Luruskan niat, karena kepemimpinan adalah ibadah. Jalankan tugas dengan penuh komitmen, kejujuran, dan integritas. Jabatan harus menjadi berkah, bukan musibah,” tegasnya.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Klarifikasi Isu Upah Guru Paruh Waktu yang Beredar di Medsos
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi terwujudnya pemerintahan desa yang lebih solid, transparan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat, guna mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumedang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]