“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan kunci kepada empat rumah relokasi korban pergerakan tanah di Desa Cisalak. Rumah sebelumnya berada di lokasi rawan longsor dan tidak boleh ditempati lagi demi keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rumah lama nantinya akan dibongkar dan dialihfungsikan menjadi area hijau dengan penanaman pohon keras untuk mengurangi risiko bencana.
Baca Juga:
Usai Resmikan TK Negeri Sartika, Bupati Sumedang Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN Sempora di Buahdua
Menurut Marlina, rumah relokasi yang dibangun memiliki tipe 36 dengan dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, serta fasilitas dasar lainnya yang masih dapat dikembangkan oleh penghuni sesuai kebutuhan.
“Kami juga sudah mengingatkan agar administrasi kependudukan para penerima disesuaikan dengan alamat baru,” katanya.
Ia menyebutkan, selain empat rumah yang telah diserahkan, satu unit rumah tambahan akan dibangun pada 2027 di lahan yang sudah disiapkan di sekitar lokasi relokasi tersebut.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Resmikan TK Negeri Sartika di Buahdua, Dukung Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga akan terus memperkuat penanganan rumah pascabencana melalui kolaborasi dengan BPBD, termasuk dalam proses kajian kelayakan dan penentuan jenis penanganan, baik relokasi maupun rehabilitasi.
“Ke depan penanganan rumah pascabencana akan lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan masyarakat bisa lebih tenang serta aman,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]