“Atas nama Kemenag Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, para kiai, para pengasuh, dan para santri yang mengikuti MQK. Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi serta penguatan ilmu-ilmu pesantren,” ujarnya.
Hamzah menekankan pentingnya kitab kuning sebagai sumber utama ilmu agama yang harus dipahami santri sejak dini.
Baca Juga:
Camat Cimalaka Resmi Membuka MTQH Tingkat Kecamatan Cimalaka Tahun 2025
“Harapannya, para santri dapat lebih menghayati bahwa kitab kuning adalah sumber ilmu keagamaan dan amaliyah kehidupan sehari-hari. Mereka kelak akan menjadi penerus para alim dan ulama di masa mendatang, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.
Ia juga berharap para pemenang MQK tingkat kabupaten dapat mengharumkan nama Sumedang pada ajang provinsi maupun nasional di masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]