“Gerak jalan nanti juga melibatkan lintas agama. Gereja Kristen Indonesia Anugerah (GKIA) turut berpartisipasi setelah berkoordinasi dengan penyuluh Bimas Kristen dan Katolik,” jelas Jajang.
Tidak hanya kegiatan seremonial dan olahraga, Kemenag Sumedang juga akan melaksanakan kegiatan bakti sosial, berupa santunan kepada santri Pondok Pesantren di wilayah Cimanggung yang sebelumnya mengalami musibah keracunan makanan.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Tercatat sebanyak 36 orang sempat dirawat di Rumah Sakit UNPAD.
“Pak Kepala Kantor bersama Pak Bupati, unsur Forkopimda, dan Kepala Dinas Kesehatan telah meninjau langsung ke RS UNPAD. Alhamdulillah, sebagian besar korban sudah kembali pulang, dan sisanya masih dalam perawatan, sebagian besar ditangani oleh puskesmas setempat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, sportivitas, dan kerukunan umat beragama, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80.
Baca Juga:
Usai Ziarah Makam Cut Nyak Dien, Menekraf RI Dorong Sumedang Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
[Redaktur: Ajat Sudrajat]