WAHANANEWS.CO, Sumedang - Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, memimpin Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumedang dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumedang ke-448 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Baca Juga:
Golkar Pemenang Pemilu di Sumedang, Suara Partai Naik 54 Persen
Sejak awal kegiatan, suasana sidang berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengenakan pakaian adat Sunda.
Para laki-laki menggunakan busana beskap, sementara perempuan mengenakan kebaya.
Sebelum memasuki gedung DPRD, Wakil Gubernur Jawa Barat yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang disambut dengan penampilan tarian adat daerah.
Baca Juga:
Peduli Gempa Sumedang, Golkar Salurkan Bantuan ke Tenda Pengungsi
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, menyampaikan bahwa tanggal 22 April 2026 menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Sumedang yang telah berusia 448 tahun berdasarkan keputusan DPRD Kabupaten Sumedang Nomor 01/Keputusan/DPRD/Sumedang/1973 tentang Hari Jadi Sumedang.
“Usia 448 tahun merupakan perjalanan panjang dalam mengurus dan memajukan Sumedang. Tema tahun ini, Simpatina kadeuleu, karampa, karasa, menjadi refleksi bahwa pembangunan harus dapat dilihat, dirasakan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa arah pembangunan Sumedang berlandaskan filosofi Insun Medal Insun Madangan, yang bermakna setiap warga Sumedang diharapkan menjadi cahaya bagi diri sendiri dan lingkungannya dalam mendorong kesejahteraan daerah.
Lebih lanjut, Sidik Jafar menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-448 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dan inovasi daerah, sekaligus membangun semangat Kasumedangan yang berlandaskan agama, budaya, dan teknologi.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Sumedang atas sinergi dan dukungan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh elemen masyarakat atas kerja sama yang harmonis. Berbagai capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti berbagai capaian pembangunan Kabupaten Sumedang tahun 2025, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 75,50, penurunan angka kemiskinan menjadi 8,81 persen, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 6,08 persen.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan peningkatan melalui penguatan sektor UMKM, pertanian, infrastruktur, dan layanan publik berbasis digital.
Ia turut memaparkan berbagai inovasi daerah, di antaranya layanan administrasi kependudukan berbasis digital seperti program Jampe Harupat yang memungkinkan layanan dokumen kependudukan langsung terintegrasi secara cepat dan digital, termasuk akta kelahiran, kartu keluarga, dan KIA.
“Penghargaan yang diraih Kabupaten Sumedang merupakan bonus dari kerja keras bersama. Tujuan utama kami tetap pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-448 untuk Kabupaten Sumedang.
Ia menilai momentum ini penting sebagai refleksi perjalanan panjang daerah yang kaya sejarah dan budaya.
“Tema tahun ini harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk nyata. Kolaborasi dan sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.
Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta penyelesaian berbagai temuan secara internal sebelum menjadi persoalan hukum.
Ia menutup sambutannya dengan optimisme bahwa Kabupaten Sumedang akan terus melangkah maju dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui sinergi pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]