Menurut Okie, melalui kegiatan tersebut diharapkan kompetensi guru Pendidikan Pancasila semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, kontekstual, serta mampu membangun karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Pancasila.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dani Setiawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Baca Juga:
FKUB Sumedang Ajak Tokoh Agama Perkuat Persatuan dan Toleransi
"Dinas Pendidikan menyampaikan terima kasih kepada UPI dan MGMP Pendidikan Pancasila yang telah menggagas kegiatan peningkatan kompetensi guru ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang," katanya.
Dani menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan memiliki dua tugas utama, yaitu meningkatkan pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan mutu pendidikan.
Indikator keberhasilannya diukur melalui meningkatnya angka partisipasi sekolah serta capaian literasi, numerasi, dan karakter peserta didik.
Baca Juga:
Dinas Kesehatan Sumedang Gelar Workshop Revitalisasi TGC
Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan, terdapat delapan dimensi kompetensi lulusan yang harus dicapai, dengan tiga fokus utama, yakni membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, dan memiliki kemampuan literasi serta numerasi yang baik.
Menurutnya, guru Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin kompleks.
"Kami berharap Bapak dan Ibu guru dapat memanfaatkan workshop ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengikuti perkembangan pembelajaran. Kemitraan antara UPI dan MGMP ini menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang," ujarnya.