Melalui workshop tersebut, para peserta mendapatkan penguatan konsep sekaligus praktik pemanfaatan teknologi digital berbasis civic crowdfunding sebagai media pembelajaran yang mendorong partisipasi sosial, kolaborasi, serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta sesi praktik yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi para guru dalam mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Baca Juga:
FKUB Sumedang Ajak Tokoh Agama Perkuat Persatuan dan Toleransi
[Redaktur: Ajat Sudrajat]