WAHANANEWS.CO, Sumedang - Pelantikan Pengurus KKRA/IGRA Kabupaten Sumedang dirangkaikan dengan pembukaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru Raudhatul Athfal (RA) digelar di Aula Tampomas, Senin (04/05/2026).
Kegiatan diawali dengan pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se-Kabupaten Sumedang oleh Ketua PD IGRA Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
Kemenag Sumedang Tunggu Arahan Pusat Soal Pembelajaran dan WFH Guru
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian cinderamata kepada para Ketua PC IGRA periode 2021–2026 sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
Ketua IGRA Kabupaten Sumedang, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi hari bersejarah bagi seluruh jajaran IGRA di Sumedang.
“Hari ini merupakan hari bersejarah bagi kita semua. Mudah-mudahan dengan dilantiknya para pengurus, ke depan organisasi ini semakin solid dan maju,” ujarnya.
Baca Juga:
KKMI Sumedang Matangkan Persiapan KOSM 2026
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian program IGRA tahun 2026.
Salah satu program yang akan dijalankan adalah gerakan mengaji sebelum mengajar sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Dengan Al-Qur’an kita akan mendapatkan petunjuk dan kebahagiaan. Ini menjadi fondasi penting bagi para pendidik,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga mulai menggulirkan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang akan dimulai pada Mei 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru RA dalam menjalankan tugas profesionalnya.
“Melalui PKB, guru di Kabupaten Sumedang diharapkan mendapatkan bekal ilmu dan keterampilan dalam menghadapi dinamika pembelajaran, khususnya di RA,” tambahnya.
Rahmat juga berharap program “Maghrib Mengaji” yang sebelumnya digagas pemerintah daerah dapat kembali diaktifkan dan diikuti oleh seluruh jajaran IGRA di tingkat cabang.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana, mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan.
“Ini adalah amanah untuk mengawal akhlak, pengetahuan, dan keterampilan anak-anak kita. Peran Bapak dan Ibu sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia juga mendorong IGRA sebagai organisasi profesi untuk terus berinovasi serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Organisasi harus terus bergerak dan berinovasi. Program seperti Maghrib Mengaji adalah contoh inovasi yang perlu terus dilaksanakan,” tambahnya.
Sambutan Bupati Sumedang yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, turut memberikan apresiasi kepada para pengurus IGRA dan KKRA yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru periode 2026–2029 mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumedang.
“Semoga pengurus yang terpilih dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini telah memasuki era abad ke-21 yang menuntut adanya penyesuaian dalam metode pembelajaran.
“Perubahan zaman menuntut perubahan pendekatan. Namun esensi pendidikan tetap sama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Hubungan antara guru, murid, dan ilmu kini lebih bersifat sejajar,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan IGRA Kabupaten Sumedang semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman serta profesionalisme guru RA di daerah.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]