Mahkota Binokasih Didorong Jadi Ikon Batik Sumedang
Doni menilai terdapat satu unsur yang cukup kuat muncul dalam karya-karya peserta, yakni Mahkota Binokasih.
Baca Juga:
Norbertus Mote Buka Festival Noken Nabire Mewakili Gubernur Papua Tengah
Ia menyebut hampir seluruh karya pemenang menampilkan unsur tersebut sehingga membuka peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu identitas utama batik Sumedang.
“Kami sepakat harus ada satu batik yang menunjukkan ini Sumedang. Lihat sekilas saja, ini Sumedang. Dari karya para juara, hampir semuanya ada Mahkota Binokasih,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang, lanjut Doni, juga akan mendorong kajian lebih lanjut agar motif tersebut dapat diarahkan menuju perlindungan melalui indikasi geografis.
Baca Juga:
Pemuda dan masyarakat Kabupaten Nabire Peringati Hari Noken Sedunia
“Kami sudah sepakat. Nanti akan bertemu di lokasi dan kita siapkan untuk masuk ke indikasi geografisnya. Jadi itu menjadi khas Sumedang,” katanya.
Menurutnya, jika identitas tersebut berhasil dibangun, batik khas Sumedang dapat digunakan secara luas, mulai dari batik kantor, batik sekolah hingga pakaian batik bagi karyawan.
Lebih dari itu, ia berharap masyarakat dari luar daerah yang membeli batik tersebut dapat langsung mengenali bahwa motif itu merupakan batik Sumedang.