Ia menambahkan, proses perbaikan seluruh fasilitas ditargetkan selesai dalam bulan ini agar pengunjung dapat menikmati suasana wisata yang lebih nyaman.
“Pada bulan ini kami akan memperbaiki semua fasilitas yang ada di Gunung Kunci demi kenyamanan dan keselamatan para pengunjung, karena itu yang utama bagi kami,” tambahnya.
Baca Juga:
Masuki Masa Purna Tugas, 120 ASN Sumedang Terima SK Pensiun dari BKPSDM
Tidak hanya di Tahura Gunung Kunci, DLHK Sumedang juga berencana melakukan pembenahan di kawasan Tahura Palasari yang lokasinya tidak jauh dari pusat perkotaan Sumedang.
“Untuk Tahura Palasari, kami juga akan mengadakan pembenahan di sana. Saat ini baru difasilitasi pembuatan area parkir di bawah dan penambahan dua toilet di bagian atas,” ungkap Amalia.
Ke depan, pihaknya juga berencana membuka kembali pos loket pembayaran di kawasan Tahura Palasari guna mempermudah pelayanan kepada pengunjung.
Baca Juga:
Wabup Sumedang Ajak OPD Perluas Pemanfaatan QRIS untuk Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah
“Ke depannya kami ingin membuka lagi pos loket pembayaran di sana, sehingga pengunjung selain ke Tahura Gunung Kunci juga bisa berkunjung ke Tahura Palasari,” ujarnya.
Terkait tarif masuk, Amalia menyebutkan harga tiket masih terjangkau dan sudah termasuk akses ke dua kawasan wisata tersebut.
“Untuk anak sekolah tiketnya Rp5 ribu dan itu sudah termasuk Tahura Gunung Kunci dan Tahura Palasari. Sedangkan untuk dewasa Rp10 ribu dan itu juga sudah include kedua lokasi wisata tersebut,” katanya.