WAHANANEWS.CO, Sumedang - Wakil Bupati Sumedang menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan pendidikan politik (non pemilihan) kepada pemilih pemula, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat di Kampus SMAN 1 Sumedang, Selasa (31/03/2026).
Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Bupati Sumedang, Ketua KPU Kabupaten Sumedang, serta akademisi dari Program Doktor (S3) Ilmu Politik FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad).
Baca Juga:
SMAN 1 Sumedang Masuk 10 Besar Anugerah Gapura Pancawaluya Jabar, Panitia Siapkan Visitasi Penilaian
Peserta kegiatan terdiri dari siswa-siswi SMAN 1 Sumedang serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Sumedang, H. Ahmad Syaripudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran politik masyarakat yang cerdas dan berintegritas.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kehidupan demokrasi dan penguatan wawasan kebangsaan di daerah, agar masyarakat memiliki pemahaman politik yang sehat, tidak mudah terprovokasi oleh isu yang menyesatkan, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga stabilitas sosial dan persatuan bangsa,” ujarnya.
Baca Juga:
Tim Pengabdian UHO Perkenalkan Website Pendidikan Politik di Kelurahan Anaiwoi Kendari
Ia menambahkan, pendidikan politik ini dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan di luar masa pemilihan umum.
Adapun tujuannya antara lain meningkatkan pemahaman politik masyarakat, khususnya pemilih pemula, tokoh agama, tokoh adat, dan organisasi kemasyarakatan, serta mendorong partisipasi aktif dalam kehidupan politik dan pemerintahan.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana politik yang kondusif, inklusif, dan beretika, sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan serta menolak praktik politik uang, intoleransi, dan ujaran kebencian.
Lebih lanjut, Ahmad Syaripudin mengungkapkan bahwa kegiatan pendidikan politik ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.
“Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan setiap bulan di berbagai lokasi. Sebelumnya kami sudah melaksanakan di Kecamatan Tanjungkerta, tepatnya di Pondok Pesantren Al-Hikamus Salafiah. Hari ini merupakan kegiatan kedua di SMAN 1 Sumedang, dan ke depan akan dilaksanakan hingga 12 kegiatan di berbagai daerah, khususnya di sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMP,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta, terutama pemilih pemula, dapat memahami dinamika politik di Kabupaten Sumedang secara lebih baik sehingga terhindar dari penyelewengan maupun pengaruh negatif yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi.
Pemerintah Kabupaten Sumedang pun berharap pendidikan politik ini mampu mencetak generasi muda yang sadar politik, kritis, serta berperan aktif dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]